Menu

Kamis, 10 September 2015

Dayea Mudeak Sumber Air Irigasi Persawahan Empat Desa Koto Majidin


Air merupakan komponen terpenting dalam kelansungan kehidupan di bumi ini. Semua Mahkluk hidup di muka bumi ini pasti membutuhkan air dalam kebutuhan sehari-hari misalnya untuk minum, mencuci dan sebagainya. 2,3 % air berdistribusi di daerah sungai yang merupakan air permukaan. Dengan adanyan sungai banyak kebutuhan makhluk hidup dapat terpenuhi misalnya untuk minum, mandi atau mencuci sehingga  pola pemukiman manusia dominan tedapat pada pinggir sungai. Dengan adanya sungai ini banyak masyarakat  memanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari misalnya untuk pangan. 

Masyarakat di Indonesia kebanyakan memiliki perkerjaan sebagai petani dengan luas wilayah bersawahan yang sangat luas. Salah wilayah yang memiliki potensi persawahan yang paling luas berada di daerah Provinsi Jambi, Kabupaten Kerinci. Dimana jika anda berkunjung ke kerinci kanan – kiri anda akan melihat hamparan sawahan yang hijau yang sangat luas terbentang. Untuk memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan padi kebanyakan  masyarakat kerinci bergantung pada air yang mengalir melalui sungai untuk mengairi persawahannya terutama dengan membuat saliran irigasi. Salah satu desa yang memanfaatkan aliran sungai ialah desa Koto Majidin dimana kebanyakan masyarakat di desa ini memiliki pekerjaan sebagai petani atau peternak. Masyarakat desa koto majidin menfaatkan aliran sungai yang mengalir lewati desa ini yang merupakan stadi dewasa (menurut Ahli Geologi). 

Dimana Bagian awal Sungai yang lewati desa Koto Majidin ini merupakan sumber dari pengairan persawahan desa koto majidin yang biasanya masyarakat desa Koto Majidin menyebutnya sebagai Dayae Mudeak. Pengertian Dayae Mudeak ini berasal dari bahasa sekitar masyakarat kerinci yaitu dayae dan Mudeak , dimana dayae memiliki arti Di air dan Mudeak artinya Mudik yaitu bagian hulu Sungai. Dayea Mudeak berada diantara perbatasan desa Koto Majidin dengan wilayah Semurup.  Disini terdapat tanggul yang menahan kekuatan arus aliran sungai untuk dialihkan sebagai pengairan irigasi bersawahan Desa Koto Majidin. 

Irigasi di desa koto majidin ini mengalir melalui desa Bagian Koto Majidin yaitu Dusun Mudik, Banda Kasigi, Larik Surau, Larik Dumu dan Dili yang mengair persawahan di desa Koto Majidin. Dayae Mudeak merupakan salah satu bagian penting bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat desa Koto Majidin. Sisi lain untuk  saluran irigasi dayae mudeak juga dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk mandi atau mencuci. Tanggul irigasi di desa Koto Majidin di desain dengan berbentuk seperti tangga sehingga ketika di aliri air sungai akan terlihat indah seperti Air terjun yang patah-patah itu eksotisnya dari dayae mudeak. Namun masih ironis karena masih banyak masyarakat yang belum peka terhadap kebersihan dan perawatan untuk menjaga kondisi kebersihan di dayae mudeak ini karena banyak terdapat sampah yang bisa berasal dari bagian hulu sungai dan bisa berasal dari masyarakat kerinci sendiri.

Untuk semoga dayae mudeak bisa menjadi perhatian masyarakat koto majidin untuk selalu menjaga keberlansungan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa Koto Majidin. Semoga bermanfaat. 

Salam Untuk Kampung Halaman Koto Majidin. AL-JIHAD

Jumat, 19 Juni 2015

Sepenggal Cerita Geologi UNDIP



Geologi..

   Geologi adalah suatu cabang disiplin ilmu kebumian yang membahas mengenai bagaimana peristiwa alam itu terjadi baik di masa lalu maupun di masa yang akan datang. Jurusan teknik geologi pada saat ini masih belum banyak masyarakat mengetahuinya. apa-apa saja implementasi dari jurusan teknik geologi ini. Sekedar untuk diketahui lulusan dari teknik geolgi dapat bekerjaa pada sektor Migas, Hidrologi, Pertambangan. Kontruksi bangunan dan jalan, Panasbumi Serta peniliti tentang kebumian.

    Pada saat ini perguruan tinggi yang membuka disiplin ilmu ini diantaranya ITB, UGM, UNPAD, UPN, UNDIP, UNSOED, UNHAS, UNSRI, ITM, ITS dan masih banyak lagi. Untuk saat ini penulis berada disalah satu perguruan tinggi yang mendalami ilmu geologi tersebut, yaitu Jurusan Teknik Geologi universitas Diponegoro dimana biasanya geologi universitas Diponegoro sering dipanggil dengan sebutan HMTG MAGMADIPA yang berdiri pada tahun 2004 lalu.

    Keseharian mahasiswa teknik geologi hampir sama dengan kegiatan mahasiswa teknik lainya yaitu kuliah, pratikum, tugas, laporan, assitensi, dan revisi disamping itu ada organisasi juga. Namun, ada yang berbeda pada kuliah dan pratikum di jurusan ini dimana kalian akan di ajak ke lapangan misalnya ke gunung, sungai, pantai, delta dan masih banyak lagi biasanya dilakukan pada akhir pekan(sabtu dan minggu). Sedangkan pada pratikum dilaboratorium kita melakukan bisa sampai pukul 10 malam dengan seru-seruan melihat setiap jenis batuan, melihat warna-warni sayatan petrografis batuan, mendelianasi peta dan lainya.

    Lapangan yang sering digunakan oleh mahasiswa teknik geologi Universitas Diponegoro antara lain : Sungai banyumeneng yang berjarak 3 km dari kampus, Sungai pengkol berjarak 1 km dari kampus, sungai kawengan berjarak 7 km dari kampus, gunung unggaran berjarak 11 km dari kampus. Disini kalian diajak melihat tipe-tipe dari jenis sungai yang ada, bagaimana batuanya, bagaimana keadaan pada setiap daerah. Sebelumnya menjelang selesainya pratikum akan dilakukan pemetaan berkelompok yang berada sekitar daerah semarang dan purwodadi dan sekitarnnya. Biasanya pada bagian akhir semester ada kegiatan kunjungan lapangan (Field-trip) bersama dosen-dosen yang ahli di bidangnya untuk mengaplikasikan pengetahuan-pengetahuan selama pratikum dilakukan.

Semoga tulisan ini bermanfaat terutama bagi adik-adik yang ingin mengetahui bagaimana kegiatan mahasiswaa teknik geologi khususnya teknik geologi UNDIP. Terimakasih :) :)


Kamis, 12 Maret 2015

Jumat, 13 Februari 2015

Menikmat indahnya Alam Kerinci di Desa Sungai Medang


   Jika anda berkunjung ke Kerinci, Jambi. jangan lupa untuk mengunjungi salah satu tempat wisata alam berupa pemandian air panas yang berada didaerah desa sungai medang, kecamatan air hangat timur. disini anda dapat menemukan salah satu sensasi pemandian air panas yang lansung berasal dari alam.
Gambar uap air panas di Desa Sungai Medang
    Perjalanan menuju desa Sungai Medang ini cukup membutuhkan waktu sekitar 20 menit dari pusat kota sungai penuh dengan menggunakan sepeda motor. selama perjalanan menuju desa sungai medang ini anda akan dijamu oleh pemandangan sawah yang begitu luas yang berwarna hijau yang menyejukan mata serta deretan bukit-bukit yang mengelilingi anda baik dari depan, belakang, samping kanan, maupun samping kiri.
    sesampainya didesa sungai medang akan anda akan bertemua dengan tempat pemandian air panas alami yang dimana masyarakat setempat sudah membuat tempat khusus untuk pemandian air panas tersebut dengan tarif rata-rata Rp. 4.000/orang anda akan merasakan pemandian pemandian air panas selama 45 menit. 
gambar air terjun sungai medang dari kejauhan
   selain pemandian air panas berjalanan kearah puncak dari bukit yang berada diatas bukit sungai medang terdapat suatu pemandangan yang begitu indah yakni berupa sungai berstadia muda dengan mengalirnya saluran air yang menerpa tubuh batuan dengan gemiricik air serta suara burung yang begitu indah yang dikelilingi oleh pohon-pohon bambu yang mendesir.  air terjun ini memiliki ketinggian berkisar antara 7 sampai 9 meter dengan air yang begitu jernih.
     mungkin anda tertarik berkunjung ke Kerinci menuju desa Sungai Medang. untuk menyempatkan melepaskan penat dan lelah dengan menikmati indahnya alam yang diciptakan oleh Sang Maha Kuasa.
    Semoga Bermanfaat.

Jumat, 30 Mei 2014

Tips dan Trik Lolos Menjadi Mahasiswa Udangan (SNMPTN-Undangan)

Tips dan trik Untuk Lulus SNMPTN-Undangan
                Teman-teman pasti ingin masuk ke perguruan tinggi favorite dengan memudah yakni adik-adik awalnya harus giat belajar untuk mendapatkan nilai rapor yang bagus. Mulai dari masuk sekolah hingga Ujian Nasional SNMPTN-Undangan Sendiri Telah buka dari dulunya. Nah bagaimana agar bisa lulus SNMPTN-Undangan?
Berikut Tips dan Triknya
1.       Pastikan Nilai Rapor Bagus Semua Jangan Ada Sampe yang Merah tentunya.
Cerita Jika Kamu sudah Memiliki nilai rapor yang bagus dari awal masuk sekolah, pada saat melakukan peringkat parallel. Kamu akan masuk kedalam peringkat paling atas otomatis kamu bisa memilih jurusan yang ingin kamu tuju.
2.       Tentukan Jurusan yang sesuai bidang yang kamu pilih.
Pastinya, jurusan yang dipilih adalah jurusan yang sesuai dengan Basicmu Poission, namun jika tidak. Kamu akan keluar dan akan semakin tidak Nyaman dengan apa yang kamu dipelajari pada saat Kuliah nantinya. Dan jangan menangkir (Kabur) jika kamu sudah diterima menjadi Mahasiswa Undangan sebab kamu akan menambah adik kelasmu sediri yang ingin mengambil jurusan tersebut.
3.       Pastikan Nilai Akredatasi Sekolah Minimal B
4.       Pastikan Kamu Sendiri yang memilih Jurusan yang Kamu inginkan pada sekolahmu jika bisa se-regional didaerah sekolahmu
5.       Inilah yang sedikit mempengarhui,yaitu kakak Seniormu (tingkat) asal sekolah yang berada di Perguruan Tinggi yang kamu inginkan.
Jika ada kakak tingkat yang pernah masuk ke perguruan tinggi yang kamu inginkan, pasti itu adalah sebagai referensi pada setiap Perguruan Tinggi bahwa telah menerima mahasiswa dari sekolahmu yang bisa diajukan untuk menerimamu untuh tahap selanjutnya.

Mungkin berikut itu hanya beberapa bagian kecil yang mempengaruhi peluangmu LULUS SNMPTN-Undangan. Semoga Bermanfaat

Minggu, 30 Maret 2014

Cerita Si Bowen

Ceritanya Si Bowen
Reaksi Bowen Series

Gambar Reaksi Bowen Series

Reaksi Bowen series ini adalah salah satu parameter untuk menentukan proses terbentuknya batuan beku , yang dimana  reaksi ini merupakan pembagian komposisi mineral yang terdapat di dalam batuan beku tersebut sesuai dengan tekanan dan temperature pembentukannya. Reaksi ini terbagi atas dua jenis yakni deret diskontinueos dan deret kontinues, deret discontinuous ini adalah deret dengan  komposisi kimianya tidak ikut serta didalam perombakan  untuk proses tahapan mineral selanjutnya, sedangkan deret kontinus komposisi kimianya ikut serta didalam perubahan dan perombakan mineral berikutnya. Mineral-mineral pada reaksi bowen series ini adalah mineral utama didalam keterdapatan pada batuan beku dan mempengaruhi dalam sifat kimia serta penamaan didalam bbatuan beku tersebut
Proses pembentukan mineral pada reaksi bowen series pada temperature yang tinggi yakni 12000C dan tekanan yang tinggi hal ini disebabkan oleh adanya gaya konveksi dari core bumi sehingga mengakibatkan terjadinya pergerakan magma. Dengan pergerakan itu karena magma yang memiliki visikositas yang sangat tinggi. Dengan gaya konveksi itu tadi secara otomatis magma akan mencari celah untuk bisa mengisi ruang yang kosong, dengan mengisi ruang yang kosong itu magma akan mengalami pendinginan magma (diferensiasi magma) dan disinilah asal-mulanya terbentuknya mineral. Mineral yang pertama kali terbentuk adalah mineral olivine yang mewakili mineral discontinuous dan mineral Ca-Plagioklas mineral ini terbentuk pada temperature yang sangat tinggi berkisar antara 1400oC – 1200oC dengan tekanan yang tinggi juga sehingga terjadinya padatan yang membentuk mineral tersebut, karena magma memiliki sifat visikositas yang tinggi karena kerterdapatan sifat basa yang kuat sehingga mineral terbentuk juga memiliki sifat magma yang sifat sangat basa juga (Ultramafic). Magma terus-menerus mengalami pendinginan sehingga kandungan  basanya makin berkurang dari sebelumnya sehingga terbentuklah mineral piroksen yang kenampakan mineralnya hamper sama dengan olivine hanya saja piroksen lebih tabular, sedangkan perwakilan dari deret continues adalah mineral labrodorit dan andesit yang kenampakan hamper sama dengan mineral sebelumnya. Ketiga  mineral ini terbentuknya pada temperature yang hampir sama yang berkisar antara 1000oC – 900oC. Lalu terus-menerus magma mengalami pendinginan dengan kandungan basanya makin berkurang dan mulai muncul magma yang bersifat asam dari pergerakan tektonik dari lembang benua yang memiliki sifat asam yang sangat kuat, dan disini muncul mineral intermediet contoh dari deret discontinuous ada mineral amphibol dan biotitic dan deret kontinusnya ada mineral oligoklas dan albit. Pada saat magma mengalami pergerakan dari gaya konveksi akibatnya terjadilah pergerakan tektonik sehingga magma terjadinya percampuran magma yang dimana magma yang berasal dari core bumi yang bersifat basa sedangkan magma yang berada dekat dengan lempeng benua bersifat asam, munculah magma yang bersifat intermediet itu yang sering disebut andesitik

. Pendinginan magma terus berlanjut sehingga magma makin basa berkurang dan terbentuklah mineral yang memiliki sifat unsur asam lebih dominan. Pada temperature 700o C-600oC dan tekanan masih tinggi, maka kedua deret ini bersama-sama mengalami perombakan dan menyatu sehingga kandungan kimianya memiliki kesamaan akhirnya terbentuklah mineral golongan mika yakni mineral yang memiliki sifat seperti kaca contoh mineral potassium feldspar dan muskovit dan pada akhirnya membentuk mineral yang sangay kuat dan sangat resisten adalah mineral kuarsa, mineral kuarsa ini adalah mineral yang banyak terdapat didalam batuan beku yang ciri-ciri bewarna bening dengan kekerasannya 7 skala mohs (lihat table skala mohs), nah begitulah perjalanan terbentuknya mineral. Yang diceritan si bowen ini

Jumat, 07 Februari 2014

Asal Usul Desa Koto Majidin

Pada maso dahulu kalo ado cerito uhang 6 sejalan, mengejar uhang 7 sekantai, mano uhang 6 sejalan ini :
1.    Nek Matupu Pandoko Berhalo (Nek Siak Rajo), tinggal Bukit Air Hangat.
2.    Nek Imam Mangukudu Satai, Tinggal Di gunung Selasih, Koto limau Sering.
3.    Nek Tuangku imam Madle, Tinggal di Siulak kecil.
4.    Nek Siak Lengaih, tinggal di koto pandan Sungai penuh.
5.    Nek Puti Serunduk pinang masak, tinggal di talang lindung Koto tuo kayu aro.
6.    Nek sari bindang (depati Jalisu), Tinggal Di lunang dekat Tapan Sumbar.
7.    Nek indar jati, Tinggal Di hiang Tinggi.

Adapun uhang 6 sejalan itu, apukah berasal dari India (hindu) atau dari Negeri Mano.
Tetapi yang jelas bahaso yang dipergunokan bahasa HINDU, jadi mau tidak mau uhang 6 sejalan itu Menurut bahasa yaitu berasal dari INDIA uhang 6 sejalan itu mencari temapt hidup, nalak aso dengan iluk, nalak panano dengan senang, mako uhang 6 itu berjalan melalui tanah SIAK, lalu Bajalan ke Pagar Ruyung, kemudian dari pagar Ruyung berjalan ke Sunge Pagu, Uhang Manampuh Pula (Pulau) ujo, Uhang mandai di Lubuk Buih uhang mendaki Bukit Pantai Cermin Melalui Danau Bento, uhang menempuh anto Limau Purut uhang Menuju Tanjung Banio, Bukit Buntak, dimano Bukit inih uhang 6 ituh beristirahat sambil memandang alam nan indah melepaskan lelah.

Tapandang ke ile namapak gumpulan asap mako ke 5 uhang bertanyo kepado Nek Matupo Panduko Berhalo (Nek Siak Rajo) apu ituh, apukah asap apukah embun, rupu-rupunyu iyo ituh asap, maka berjalan Nek Matupo Panduko Berhalo pergi ketempat dimano asap ituh tadih, setelah sampai di temapt asap ituh, kirunyu bertemu dengan Indar jati, yang menunggu teman yang tujuh belarek, mako setelah Nek Matupo Panduko Berhalo babalek Ke tanjung banio  Menemui uhang 5 yang tinggal di situ.

Setelah itu ke 6 uhang sajalan ituh meneruskan perjalanan, mako ke 6 uhang sejalan itu turun di negeri Paung(Kuburan uhang kemantan datih) sekarang setelah lamo di negeri paung timbul pulo pikiran ndik mencari tempat yang baik aso dengan ilok, panano dengan senang, mako berjalan pulo uhang denagn 5 dari negeri Paung babalek mudek, mako ke 5 uhang terpisah-pisah pulo yaitu :
1.    Nek Puti Serunduk Pinang Masak menunggu Anto Limau Purut, Talang Lindung Kuto Tuo Kayu Aro.
2.    Nek Tuangku Imam Madle Menuggui Bukit Sembahyang Pematang Galangang, Di Siulak gedang.
3.    Nek Tuangku Imam Mangkudu satai Menunggui Kuto Limau Sering, gunung Selasih di atas Belui.
4.    Nek Siak Lengaih Menunggu Koto Pandan, Di sungai penuh.
5.    Nek Siak Bidang Balek ke Lunang dekat Tapan Sumber.
6.    Nek Matupo Panduko Berhalo Tinggal di Negeri Paung dari Negeri Paung pindah ke Talang Banio di situ ado kayu Aro Tilang Situ Tanah Tajuruk Situ ado Tanah Hitam, di bukit Air Hangat.
Nek Matupo Pandopo Berhallo (Nek siak rajo) dengan Nek siak ado menempunyai keterunan sebanyak 3 uhang bernamo.
1.    Rajo Mudo Hitam Tanah Mandapo Tiang Setio, Di Koto Majdin.
2.    Rajo Muda, Di Kamantan Darat
3.    Depati Mudo, Di Kemantan kebalai.
Kemudian Ke 3 uhang inih babagih ingat Dengan, Mano Ingat Dengan Kanano :   
1.    Rajo Mudo Ingatkan Sungai Jenih, yaitu, kusaungk di usaikan, keruh dijernihkan inih pegang rajo Mudo.
2.    Depati Muda ingat ke Sungai Dalang. Adat ini kian digali kian dalam, makin ditambah makin baguno.
3.    Rajo Mudo Hitam Tanah Mandapo Tiang Setio, ingat dengan kanano Sungai ampoh (Kato rajo kato malimpah) inih pegang kato Rajo Mudo Hitam M<andapo Tiang Setio.

Walaupun ke tigo uhang ituh lah bebagaih ingat dengan kanano, namum Rajo Mudo Hitam M<andapo Tiang Setio belum merasa cukup, karano ingat dengan anak buah dengan anak kemunakan dan anak cucu, mako Rajo Mudo Hitam M<andapo Tiang Setio, lalau pulo dio ke Sungai Medang, Mako dio tinggang di Kemingaing Gedang Di Sungai Medang Belum Pulo dapat kehendak hati, mako dio ke Pamatang Ladeh, mako Ladeh terdapat Lantak Tmbuk tigo (Tigo nenek).

Dilantak bateh dengan depati empat rawang di rajo Mudo Hitam tanah Mendapo Tiang setio, Di Situ Dio tinggalkan Rio Sulaiman (Kubang), Kemudian Rajo Mudo Hitam Tanah Mendapo Tiang Setio Perjalanan Babalek Mudek Sampai Negeri Tinggal ()dekat Pauh) Tebat Ijuk.

Menurut Keterangan sebelah hilir sawah kerapat (besusun) uhang Tebat Ijuk ituh adalah Kepunyaan kito KOTO MAJIDIN tetapi babageh menjadi ingat degaan kanano Rio Sulaiman Kubang, mako uhang kubanglah yang memakai sawah tersebut.

Kemudian Rajo Mudo Hitam Tanah Mendapo Tiang Setio melanjutkan perjalan mudek terus mako sampailah dio di negeri PemuncakRebung Napan Tajorok yaitu DUSUN MUDIK, disini dio meraso mendapatkan apu ngan dio cari selamu inih lama kelamaan berkemunkinan uhang bagito inih mencari nama begeri ini (KOTO MAJIDIN), Maku Dapat Kato Dengan Mufakat, Maka dapatlah nama Negeri Yang tigo ini Yaitu :
1.    Kemantan Darat Dipegang Oleh Rajo Mudo
2.    Kemantan Kebalai Dipegang Oleh Depati Mudo
3.    Kemantan Daye (KOTO MAJIDIN) Dipegang Oleh Rajo Mudo Hitam Tanah Mendapo Tiang Setio.
Lama-kelamaan mujur tidak dapat di raih, malang tidak dapat ditolak, isteri NE Matupo Panduko Berhalo Yaitu Nek Siak Meninggal Dunia Maka sidah barang tentu nek Matupo Panduko Berhalo, Apu lama dia Merando, dio Merando Selama… (Belum Diketahui).

Karena selamu dio merando dio berkilat-kilat cermin kea rah gunung selasih, kadang ado dapat balasab kilat cermin itu, dan kadang0kadang tidak, Dengan adanya balasan kilat itu maka hati dia semakin bergelora, dio ingin tahu siapa yang membalas kilat cermin itu dari arah gunung Selasih. Maka pada suatu hari berjalanlah Dia ke Gunung Selasih , Setalah Sampai Di gunung Selasih , Dio menemui Nek Imam Mangkudu Satai, Lama-kelamaan Barusek (Bermain-Main) disitu Kironyo adah anak gadih ilok bernama Nek indah…

Gadih Ilok Itu bibirnya Bak buah Delima, pipinya bak Pauh Dilayang, alas matanya bak Semit beriringan, betisna bagaikan padi membunting, tumitnya bagaikan telur ayam, itu gadis iloh Indah tadi. Mako lalu Bertanyalah Kepada Nek mankudu satai, Namum Pertanyaan yadi oleh Nek Mangkudu satai Tidak Menjawab, hanya termenung Memikirkan nasib Nek Siak Rajo Mako terlukislah dibatu basurat yang berbunyikan sebagai berikut :
LUBUK LIPONG LUBUK UHANG JENANG
BURUNG MATAI DI TELUK PETAI
SUNGGUHPUN AKAU TIDUR PIKE IDANG SENANG
TANGIS KERKURUNG DI DALAM HATAI

Ndak ditulak inih rajo, main ditukak kantai inih marando, mako berpikirlah-pikirlah Nek Mangkudu Satai, timbul pikiran yang jernih, mako yang sucai mako dio memberikan izin untuk Nek Mendapo Panduko Berhalo Mempersunting Nek Indah Srelah menikah mako lalu lah Nek Mantupo Panduko Berhalo dengan Nek Indah pergi berlayar menuju suatu Daerah yang kemudian karang bidok perahu (Dilarik Pantai) Sekarnag. Dengan peristiwa ini maka Nama Larik Pantai ado buduk di rumah gedang Pesusun Rajo Putih. Itu adalah Kiasanya, tetapi bukan biduk yang karang uhang, baduo itu melakukan akad nikah.

Setelah Nek Indah dengan Nek Matupo Panduko Berhalo Menikah, Lama-kelamaan uhang inih mendapatkan satu orang anak bernama MAR, kemudian berjalan berkunjung Rajo Rajo Mudo Hitam Tanah Mendapo Tiang Setio, Depati Mudo Kerumah ayah dio bertanyo kepada ayah api kamailah dapat kantai “Iyo” jawab  ayah (Nek Siak Rajo Bertanyo pulo apu namunyu, jawab Nek Siak Rajo. Mar iyo kata ayah. Tambah namanyu itu ayah, apu jadi tambahnya, bageh namanya MARJIDIN Iyo pulo kata ayah, berkemungkinan nama Dusun KOTO MAJIDIN dahulu Diambil Dari Nama IMAM MARJIDIN, Setalah berumah tango Nek Siak Marjidin inih Memiliki EMpat Orang anak :.
1.    Nek Saleh kuning Tinggal Di Larik Pantai.
2.    Nek Saleh Hitam Tinggal Di Larik Pantai
3.    Nek Batapo Balek Ke Koto Dili, Beristerikan Nek Mayang Di hiang.
4.    Nek Salah Lingkah balek ke Larik Dumu, beristerikan dengan putrid dari Benda 10 Indra Pura.


Apo sebabnya dusun ini dinamakan KOTO MAJIDIN adalah KOTO berarti pertahan, MAJIDIN berarti Nek MARJIDIN, pada maso dahulu kalo ninek-ninek kito inih senang  mencari tanah untuk ditempat tinggal dan betani dan selalu mendapat rintangan (Halangan) dalam menjaga batas tanah bertani waktu ke itu. Seperti menjago batas tanah dengan uhang Belui Uhang belui terus-menerus bgarah seberang batang Marao,  mako Nek Marjidin Berserta dengan Anak Beranak Bertahan Di Koto Dili, Nek Bujang Mengikat bertahan Di Mudik Jalan, karana Nek Marjidin Berserta Anak-anak sudah payah bertahan mako namo Kemantan Diaye di Ubah menjadi KOTO MAJIDIN.